jump to navigation

Jokowi Harus Berikan Solusi Permanen October 31, 2012

Posted by sastraahmashogy in Badan Pimpinan IMADA, Editorial Ketua BP IMADA, Ikatan Mahasiswa Djakarta, IMADA News, Jakarta Dalam Berita.
add a comment

Jokowi Harus Berikan Solusi Permanen
Senin, 29-10-2012 02:23

 

PESATNEWS – Nama lahirnya Shogy Abdulrahman Sastranegara, tapi dia biasa disapa Sastra. Pria  kelahiran Jakarta, 15 Oktober 1986 ini dipercaya sebagai Ketua Umum Imada (Ikatan Mahasiswa Djakarta), sebuah  organisasi kemahasiswaan di Jakarta yang sudah terbentuk sejak Orde Lama.

Sastra merupakan alumnus FISIP Universitas. Dr. Moestopo jurusan Hubungan Internasional. Hobinya lumayan banyak, seperti rafting, hiking dan panjat tebing. Dia juga suka musik dan membaca.

Berorganisasi menjadi bagian hidupnya, di SMP dan SMA, Sastra pasti jadi pengurus OSIS. Anak bungsu dari tiga bersaudara ini ingin jadi gubernur Jakarta. Makanya dia antusias melakukan sesuatu yang positif melalui Imada.

Mungkin masih banyak warga Jakarta yang belum akrab dengan komunitas mahasiswa ini, berikut Sovi dari Pesatnews sempat bincang-bincang dengan Sastra, berikut petikan wawancaranya.

Seperti apa sih sejarah Imada?

Ikatan Mahasiswa Djakarta (Imada) lahir ketika bangsa ini nyaris dikuasai komunis. Meskipun hampir tidak pernah turun ke jalan menyampaikan aspirasinya, hingga kini Imada masih eksis.

Imada terbentuk tahun 1955. saat itu itu paham komunis sedang menguasai sebagian besar organisasi masyarakat dan mahasiswa. Imada adalah salah satu organisasi mahasiswa lokal tingkat Jakarta yang menolak atau bisa dikatakan tidak setuju dengan paham komunis dan tetap mempertahankan paham pancasila.

Setiap komunitas, pasti memiliki karakter. Lantas seperti apa  “sosok” Imada itu?

Ciri khas Imada memiliki dua warna, kuning dan biru. Kuning dari warna kami itu melambangkan kemahasiswaan dan warna biru melambangkan kemasyarakatan. Lambang kami terdiri dari 2 helai bulu ayam yang melambangkan intelegensia atau intelektualitas dan ada 23 anak rantai yang melingkar menjadi satu dengan induk rantai. Jadi, total ada 24 rantai yang juga melambangkan pendiri Imada sebanyak 24 orang.

Apa kontribusi Imada untuk masyarakat?

Sesuai dengan azasnya, kemahasiswaan, kami mencoba untuk menyatukan pemikiran-pemikiran dari seluruh mahasiswa yang ada di Jakarta dan mencoba untuk mengabdikan diri terhadap pendidikan yaitu kami sebagai akademisi lebih tepatnya mengabdikan diri kami sebagai mahasiswa terhadap pendidikan di tanah air dan kami mencoba untuk melakukan kegiatan yang berhubungan dengan pendidikan seperti seminar, bikin kursus gratis, berbagi ilmu bertemu dengan senat-senat di universitas yang ada di Jakarta.

Program apa yang sedang berjalan?

Kini melakukan program Pemuda Peduli Djakarta berupa penyuluhan dan pengobatan gratis terhadap masyarakat di Jakarta. Pada tahun 2011 lalu kami menjalankan program ini dengan tema “Kesehatan dan Sumpah Pemuda” di daerah Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pengobatan itu tidak hanya untuk penyakit umum tetapi juga penyakit gigi. Jadi, kita bekerja sama dengan mahasiswa-mahasiswi FKG Moestopo dan FK UPH.

Bicara tentang mahasiswa, tidak lepas dari aksi unjuk rasa. Tapi Imada nyaris tidak tampak turun ke jalan. Kenapa?

Imada memang tidak berhaluan demo. Kami lebih cenderung mencoba untuk menyampaikan aspirasi melalui cara-cara yang lebih intelektual misalnya, melalui seminar.

Jadi, kami ingin mengkritisi pemerintahan, terhadap masyarakat, terhadap keadaan atau situasi dan kondisi negeri ini, kami mencoba menyampaikan melalui haluan yang lebih diplomatis.

Kami tidak bilang demo itu tidak baik, hanya saja Imada tidak menggunakan cara tersebut. Kami menggunakan hal-hal yang lebih persuasif, intelek sesuai lambang kami dan mencoba menarik perhatian masyarakat serta pemerintah dengan cara-cara yang lebih persuasif. Tujuannya sama, caranya yang berbeda.

Sebenarnya apa saja yang diharapkan mahasiswa?

Yang pertama, perhatian pemerintah terhadap pendidikan, contohnya saja anggaran untuk subsidi pendidikan sangat rendah terutama pada tingkat fakultas. Sehingga biaya perkuliahan sangat mahal. Akibatnya banyak mahasiswa yang berhenti kuliah.

Bahkan, ada juga adik-adik kita yang masih SMA itu tidak dapat melanjutkan ke jenjang perkuliahan karena biaya yang sangat mahal. Sudah saatnya pemerintah bisa lebih memperhatikan pendidikan, karena pendidikan itu adalah masa depan bangsa.

Seandainya tingkat pendidikan mahasiswa sekarang kurang baik kualitasnya, sudah dapat dipastikan nantinya masa depan kita akan kalah saing dengan mahasiswa dan mahasiswi dari luar negeri.

Kini Jakarta sudah punya gubernur baru, apa harapan Imada?

Saya mengucapkan selamat atas terpilihnya bapak Jokowi dan bapak Basuki Tjahaya Purnama karena telah dipilih oleh masyarakat Jakarta.

Imada sangat berharap kepada Pak Wi (Jokowi) dan Pak Ahok (Basuki) dapat melakukan perbaikan dan pembaharuan di Jakarta dari transportasi, pendidikan, kebersihan, infrastruktur pemerintahan, dan berbagai hal birokrasi-birokrasi yang harusnya bisa lebih diperbaiki dan tentunya bisa dapat mempermudah.

Kami harap Gubernur dan Wakil Gubernur ini bisa dapat mendisiplinkan aparatur pemerintah di tingkat Jakarta, dari tingkat pusat Jakarta sampai tingkat paling rendah yaitu RT.

Saya juga berharap Pak Wi dan Pak Ahok dapat memperbaharui dan menetapkan undang-undang ataupun ketetapan yang bisa lebih mempermudah gerak masyarakat Jakarta untuk memperbaruhi seluruh catatan sipilnya.

Kami yakin jika seluruh catatan Sipil sudah lengkap dan rapih akan mempermudah Pemda Jakarta untuk memperbaiki fasilitas, sarana dan prasarana ataupun kebutuhan-kebutuhan yang bisa diberikan kepada masyarakat Jakarta itu sendiri.

Anda punya saran untuk Gubernur?

Saya berharap pemerintah mempunyai cara yang lebih baik daripada sekedar saran dari saya, punya kebijakan yang jauh lebih baik dan solusinya itu permanen dan tidak sementara. Permanen untuk 100 tahun ke depan. Agar seluruh pemerintahan DKI Jakarta ini bisa melaksanakan pembangunan secara berkelanjutan. Jangan sampai sudah Berganti Gubernur, program kerja yang dijalankan oleh Gubernur sebelumnya tidak kembali diteruskan dengan alasan “bukan program kerja saya” karena itu merupakan jawaban yang sangat tidak intelek.

Seharusnya, program kerja pemerintah itu kontinuitas dan juga mampu diselesaikan dengan batas waktu yang ditentukan sehingga pembangunan di Jakarta ini tidak terhambat, tepat waktu dan juga maksimal. [*]

http://www.pesatnews.com/read/2012/10/29/15160/jokowi-harus-berikan-solusi-permanen

Advertisements

Sejarah dan Pemahaman Soempah Pemoeda October 31, 2012

Posted by sastraahmashogy in Badan Pimpinan IMADA, SOMAL Links.
add a comment

2 hari lagi Bangsa kita akan memperingati salah satu hari pemrakarsa Kesatuan Bangsa Indonesia, yaitu Hari Sumpah Pemuda

Sumpah: Janji atau ikrar yg teguh (akan menunaikan sesuatu) http://www.kamusbesar.com/38421/sumpah

Sumpah Pemuda diputuskan melalui Kongres Pemoeda di Waltervreden (Jakarta) tanggal 27-28 Oktober 1928

Kongres Pemoeda terdiri dari 9 anggota panitia dan 71 peserta, serta 4 orang peninjau dari TiongHoa

Peserta Kongres Sumpah Pemuda http://t.co/jKvUKr43

Teks Sumpah Pemuda dibaca pada tanggal 28 Oktober 1928 di Jl.Kramat Raya no.106 Jakarta Pusat

Gedung sumpah pemuda http://t.co/Xde0iqZh

Kini menjadi Museum Sumpah Pemuda. Ketika itu menjadi milik dari seorang Tionghoa yang bernama Sie Kong Liong

Sebelum pembacaan teks Soempah Pemoeda W.R.Soepratman memperdengarkan lagu “Indonesia Raya” gubahannya dengan biola

Teks Sumpah pemuda http://t.co/RzPtHQqm

Pertama: Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia
Kedoewa: Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia
Ketiga: Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia

Tidak ada sumpah: “Kami putera dan puteri Indonesia, Beragama satu” atau “Kami putera dan puteri Indonesia, Bersuku satu”

Sejak itu pun, Leluhur kita sudah mengenyampingkan perbedaan dan menjunjung tinggi persamaan tujuan dan persatuan Indonesia

Jangan pernah lupakan Sumpah Pemuda, ingat dan jadikan semangat leluhur kita sebagai dasar untuk menyelesaikan konflik Indonesia

Djakarta, 26 Oktober 2012
Badan Pimpinan
Ikatan Mahasiswa Djakarta
2012-2013

@IMADA55 – imada55.com
#IMADA55 #AHOI #SMLokal

Surat Mandat Badan Pengawas Masa Percobaan IMADA 2012 October 31, 2012

Posted by sastraahmashogy in Badan Pimpinan IMADA, BPMP IMADA, Surat Keputusan Badan Pimpinan.
add a comment

Djakarta, 18 Oktober  2012

SURAT MANDAT

NOMOR : 010/MDT/BPMP/BP-IMADA/IX/12

Badan Pimpinan Ikatan Mahasiswa Djakarta (IMADA) periode 2012 – 2013 dengan ini memberikan kepercayaan / Mandat kepada :

Nama                           : Siti Hajar

Sebagai Pemegang Mandat untuk Badan Pengawas Masa Percobaan IMADA 2012. Kepada yang bersangkutan diberikan kewenangan dalam menyusun formatur anggota perumus dan harus membuat laporan akhir pertanggung-jawaban setelah pelaksanaan kegiatan berakhir 1 Bulan setelah Masa Percobaan Anggota Muda usai.

Surat mandat ini berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai ditarik kembali dan disertai laporannya

.

Hormat kami

Badan Pimpinan Ikatan Mahasiswa Djakarta

Shogy A. Sastranegara, S. Sos                                

Ketua Umum

Surat Keputusan Pembaharuan Mandat Tim Perumus AD & ART Ikatan Mahasiswa Djakarta 2012 October 31, 2012

Posted by sastraahmashogy in Badan Pimpinan IMADA, Surat Keputusan Badan Pimpinan.
add a comment

SURAT MANDAT

NOMOR : 011/KPTS/PRMS/BP-IMADA/X/12

Tentang

Pembaharuan Mandat Tim Perumus AD & ART

Ikatan Mahasiswa Djakarta 2012

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Badan Pimpinan Ikatan Mahasiswa Djakarta hasil Surat Keputusan Formatur tentang Pengesahan Pengurus Badan Pimpinan Ikatan Mahasiswa Djakarta Periode 2012-2013 Tanggal 12 Juni 2012,

Menimbang :

  1. Bahwa Ikatan Mahasiswa Djakarta adalah sebuah organisasi mahasiswa lokal yang berazass kemahasiswaan dan kemasyarakatan.
  2. Bahwa Mahasiswa Indonesia sebagai Pemikir Pejuang serta Pejuang Pemikir menyumbangkan Dharma haktinya bagi tercapainya cita-cita perjuangan bangsa dan rakyat Indonesia.
  3. Pancasila sebagai  landasan Idiil dan UUD’45 sebagai landasan Strukturil, merupakan landasan perjuangan dan pegangan mutlak bagi Mahasiswa Indonesia.
  4. Bahwa Anggaran Dasar & Anggaran Rumah Tangga IMADA yang telah disahkan pada Rapat Umum Anggota 2010 merupakan landasan pergerakan organisasi IMADA
  5. Bahwa Badan Pimpinan Periode 2012-2013 disusun oleh Ketua terpilih hasil Rapat Umum Anggota 3 Juni 2012.
  6. Bahwa Badan Pimpinan telah disahkan melalui Surat Keputusan dengan Nomor ISTMW/KPTS/FORMATUR/VI/2012 tentang Pengesahan Pengurus Badan Pimpinan Ikatan Mahasiswa Djakarta Periode 2012-2013.

Mengingat :

  1. Anggaran Dasar Pasal 2, Pasal 3 ayat 2, Pasal 6 ayat 2.
  2. Anggaran Rumah Tangga Pasal 1 ayat 2, Pasal 3, Pasal 4 ayat 2, Pasal 6.

Memperhatikan :

  1. Keputusan Rapat Koordinasi Badan Pimpinan Ikatan Mahasiswa Djakarta 13 September 2012, mengenai pengesahan Tim Perumus AD & ART IMADA 2012.
  2. Surat Mandat Nomor: 008/MDT/PRMS/BP-IMADA/X/12 Tentang Pengesahan Tim Perumus AD & ART Ikatan Mahasiswa Djakarta 2012.
  3. Term of Reference (TOR) Tim Perumus AD & ART IMADA 2012 “Mengatur yang Belum Diatur”.
  4. Himbauan I BP IMADA kepada Tim Perumus AD & ART IMADA 2012, 11 Oktober 2012 mengenai Surat Izin ketidakhadiran Tertulis.
  5. Himbauan II BP IMADA kepada Tim Perumus AD & ART IMADA 2012, 19 Oktober 2012 mengenai Surat Izin ketidakhadiran Tertulis
  6. Keputusan Rapat Koordinasi Badan Pimpinan Ikatan Mahasiswa Djakarta 19 Oktober 2012, mengenai Pembaharuan Tim Perumus AD & ART IMADA 2012.

    MEMUTUSKAN

    Menetapkan :

    1. Pembaharuan Mandat Tim Perumus AD & ART IMADA 2012
    2. Merubah Nama Mandat Tim Perumus AD & ART IMADA 2012 menjadi Perumus AD & ART IMADA 2012
    3. Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.

    Ditetapkan di Djakarta

    Pada Tanggal 24 Oktober 2012

    Badan Pimpinan

    Ikatan Mahasiswa Djakarta

    Periode 2012-2013

    Shogy. A. Sastranegara, S.Sos

    Ketua Umum

————————————————————————————————-

Lampiran Surat Mandat

NOMOR : 011/KPTS/PRMS/BP-IMADA/X/12

Tentang

Pembaharuan Mandat Tim Perumus AD & ART

Ikatan Mahasiswa Djakarta 2012

Perumus AD & ART IMADA 2012 dimaksud adalah berikut :

  1. George E. Kumontoy

Ditetapkan di Djakarta

Pada Tanggal 24 Oktober 2012

Badan Pimpinan

Ikatan Mahasiswa Djakarta

Periode 2012-2013

Shogy. A. Sastranegara, S.Sos

Ketua Umum